IELTS vs TOEFL: Ringkasan Cepat
IELTS dan TOEFL sama-sama digunakan untuk menunjukkan kemampuan bahasa Inggris dalam konteks akademik. Keduanya menilai reading, listening, speaking, dan writing, tetapi format tugas, pengalaman ujian, serta sistem skor berbeda.
Perbandingan IELTS dan TOEFL
| Aspek | IELTS Academic | TOEFL iBT |
|---|---|---|
| Fokus | Bahasa Inggris akademik dengan variasi aksen. | Bahasa Inggris akademik berbasis komputer. |
| Speaking | Wawancara langsung atau format resmi yang ditentukan penyelenggara. | Jawaban direkam melalui mikrofon. |
| Writing | Dua tugas, termasuk interpretasi visual dan esai. | Tugas akademik terintegrasi dan respons tertulis. |
| Skor | Band score 0–9. | Skor total 0–120. |
| Cocok untuk | Peserta yang nyaman berbicara dengan penguji dan menyukai format campuran. | Peserta yang nyaman dengan komputer, mencatat cepat, dan berbicara ke mikrofon. |
Format tes dapat diperbarui. Selalu cek ketentuan resmi penyelenggara sebelum mendaftar.
Listening
IELTS menggunakan beberapa konteks percakapan dan monolog dengan variasi aksen. TOEFL cenderung menempatkan peserta dalam situasi kampus dan materi kuliah. Pada keduanya, kemampuan mencatat kata kunci sangat membantu.
Reading
Kedua tes menilai pemahaman ide utama, detail, inferensi, kosakata, dan struktur argumen. TOEFL umumnya terasa konsisten dalam konteks akademik, sedangkan IELTS dapat menghadirkan tipe pertanyaan yang lebih beragam.
Speaking
Perbedaan terbesar terdapat pada cara menjawab. Peserta yang lebih spontan saat berbicara dengan manusia sering menyukai IELTS. Peserta yang nyaman menyusun jawaban singkat dan merekam suara dapat lebih cocok dengan TOEFL.
Writing
IELTS menuntut organisasi esai dan kemampuan menjelaskan informasi visual. TOEFL menekankan integrasi informasi dari bacaan dan audio serta kemampuan memberikan tanggapan akademik secara ringkas.
Cara Memilih Tes yang Tepat
- Buat daftar universitas dan program tujuan.
- Catat tes yang diterima serta skor minimum setiap program.
- Coba contoh soal resmi IELTS dan TOEFL.
- Bandingkan kenyamanan pada speaking, writing, dan penggunaan komputer.
- Periksa lokasi tes, jadwal, biaya, serta waktu keluarnya hasil.
- Pilih satu tes dan fokus pada strategi yang spesifik.
Anda lebih nyaman berbicara langsung dan menyukai variasi tipe soal.
Anda terbiasa dengan ujian komputer, mencatat materi kuliah, dan merekam jawaban.
Strategi Persiapan
- Mulai dengan tes diagnostik.
- Tentukan target skor per bagian, bukan hanya skor total.
- Gunakan sumber latihan resmi.
- Latih manajemen waktu dalam kondisi mirip ujian.
- Rekam speaking dan evaluasi struktur jawaban.
- Minta umpan balik untuk writing.
Kesalahan yang Sering Dilakukan
- Memilih tes hanya karena dianggap lebih populer.
- Tidak memeriksa ketentuan program atau jenis tes yang diterima.
- Berlatih kosakata tanpa simulasi waktu.
- Menghafal jawaban speaking secara kaku.
- Mengabaikan ejaan, struktur, dan koherensi dalam writing.
- Mendaftar terlalu dekat dengan tenggat universitas.
FAQ IELTS vs TOEFL
Apakah IELTS lebih mudah daripada TOEFL?
Tidak selalu. Tingkat kesulitan sangat bergantung pada kekuatan peserta dan format yang paling nyaman.
Apakah saya perlu mengambil keduanya?
Biasanya tidak. Satu hasil tes yang diterima program tujuan sudah cukup, kecuali ada persyaratan khusus.
Mana yang lebih baik untuk beasiswa?
Gunakan tes yang diterima oleh beasiswa dan universitas tujuan. Periksa pula skor minimum dan masa berlaku hasil.